컨텐츠 바로가기 영역
주메뉴로 바로가기
본문으로 바로가기

News

Atomy Mengguncang Pasar Penjualan Langsung Rusia dengan Pertumbuhan Eksponensial
  • Nama한은경_global
  • Tanggal pembuatan2021.03.31 14:33


Atomy Mengguncang Pasar Penjualan Langsung Rusia dengan Pertumbuhan Eksponensial

Pertumbuhan Empat Kali dari Tahun ke Tahun...Perluasan ke Asia Tengah dan Eropa Timur

Hal pertama yang terlintas dalam pikiran ketika seseorang memikirkan Rusia adalah tentang wilayahnya yang sangat luas.

Dengan luas 179.825.000 hektar, luasnya lebih dari 170 kali ukuran Semenanjung Korea.

Kereta api Trans-Siberia dari Vladivostok, kota di Rusia yang terdekat ke Korea, jarak ke Moskow adalah 9.334 km, dan butuh waktu tujuh malam dan delapan hari untuk sampai ke sana. Negara ini membentang di Eropa dan Asia serta berbatasan dengan Samudra Arktik di bagian utara, Samudra Pasifik di bagian timur, dan Eropa Timur, Norwegia, serta Finlandia di bagian barat.

Jumlah penduduknya sekitar 140 juta, dan Produk Domestik Bruto (PDB) negara ini adalah $1,6998 triliun pada 2019, yang jumlahnya sedikit lebih tinggi dari PDB Korea yakni sebesar $1,6463 triliun pada 2019.





Kesuksesan Atomy di Pasar Penjualan Langsung yang Mengalami Penyusutan

Pada Desember 2018, Atomy dibuka di Rusia. Sebelumnya, Rusia adalah pemimpin Uni Soviet, yang sangat menentang kapitalisme.

Mungkinkah itu alasannya? Pasar penjualan langsung, yang merupakan metode distribusi kapitalis, menurun sebesar 6,2% di tahun 2019 dan belum terpulihkan.

Selain itu, dampak COVID-19 pada tahun berikutnya juga sulit untuk diukur. Meskipun demikian, Atomy terus melejit di pasar penjualan langsung Rusia.

Pada akhir tahun 2020, dua tahun setelah peluncuran cabang Atomy Rusia pada Desember 2018, Atomy Rusia memperkirakan penjualan sebesar 2,8 miliar rubel (sekitar KRW40 miliar). Hal ini tumbuh dengan sangat cepat, terlepas dari luasnya daratan, infrastruktur yang relatif lemah, dan tidak populernya penjualan langsung.


Shin Jae-Hyung, Direktur Atomy Rusia, mengatakan, "Meskipun ada perspektif skeptis tentang pasar Rusia, kami membangun landasan yang kuat berdasarkan sikap yang berorientasi pada prinsip. Berkat dukungan para member kami dan upaya tak kenal lelah dari karyawan Atomy Rusia, kami berhasil melampaui harapan kami." Sejak pembukaannya, Atomy Rusia memang telah bergerak cepat dan efisien.
Rusia begitu besar sehingga Anda dapat merasakan perbedaan waktu ketika melakukan perjalanan dalam negeri. Selain itu, ini disebabkan oleh adanya 11 zona waktu di sana, seminar offline serentak di seluruh negara mustahil dilakukan dari awal. Perjalanan bisnis untuk seminar membutuhkan setidaknya satu malam.
Namun kesulitan ini bagaimana pun hanya sebuah kesulitan. Situs web dan pusat pelatihan pertama dibuka pada Desember 2018. Pada April 2019, gudang baru dibangun di Novosibirsk, titik tengah antara Moskow dan Vladivostok, yang meningkatkan aksesibilitas bagi para member.
Akhirnya, di bulan Mei, cabang Rusia mengadakan upacara pembukaan perdana.
Pada akhir tahun lalu, Atomy Rusia mengadakan peninjauan umum kegiatan bisnis selama satu tahun.
Mereka menyatakan bahwa mereka akan berfokus pada perbaikan kerancuan distribusi dan tingkat respons telepon yang relatif rendah, seiring dengan hasil positif, seperti pencapaian penjualan tahunan yang melampaui perkiraan KRW10 miliar, mengadakan 27 seminar per tahun, membuka 338 Pusat Pelatihan, melahirkan Star Master, serta meluncurkan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan.

Selain itu, target tahun 2020 adalah perluasan produk, peningkatan jumlah member baru, dan mempercepat proses masuk ke negara-negara di sekitarnya seperti Kazakhstan, Kirgizstan, dan Uzbekistan.
COVID-19, yang tak seorang pun menyangka, dapat memaksimalkan potensi Atomy Rusia tahun ini.
Dengan sejarah pendek selama setahun lebih saja, Atomy Rusia telah beradaptasi dengan bisnis On-tact lebih cepat daripada perusahaan lainnya.
Meskipun terdapat 27 seminar pada tahun 2019, seminar offline hanya digelar empat kali pada awal tahun 2020, dan semua seminar lainnya digantikan oleh seminar online.
Tetap saja, jumlah member terdaftar meningkat tiga kali lipat dari sekitar 170.000 pada tahun 2019 menjadi sekitar 460.000 per akhir September 2020.
Penjualan diperkirakan melampaui KRW40 miliar, peningkatan sebesar empat kali lipat dibandingkan dengan tahun 2019.
Selain itu, memasuki negara tetangga tampak sangat mungkin, karena Atomy Uzbekistan dijadwalkan akan dibuka pada paruh pertama 2021.